Jumat, 30 Juli 2010

Efek Giroskop

Tau gak, efek Giroskop?

Kalau misalnya ada dua kotak kosong (kotak yang sama), yang satu diisi gasing (diam), dan yang satu diisi gasing yang lagi berputar. Jenis gasingnya sama dan gak ada beda sedikitpun. Maka kotak yang diisi dengan gasing berputar akan terasa lebih berat.
Itu yang namanya efek Giroskop.

Kenapa bisa gitu?

Gasing yang berputar menjadi giroskop dan sumbunya berputar menjaga arah rotasi. Ini adalah prinsip kerja giroskop yang digunakan sebagai penjaga arah dan kompas di kapal laut dan pesawat terbang.

Giroskop adalah...
Nah, kalau kotak berisi giroskop ini dimiringkan sedikit, akan terasa tolakan sebagai efek dari sumbu yang berusaha mempertahankan arah rotasinya.

Sebenarnya, bobot kedua kotak yang berisi gasing itu gak berubah. Tapi tolakan yang disebut tadi itu yang menyebabkan ‘ilusi’, yang membuat kita merasa kotak dengan gasing berputar jadi lebih berat. Padahal, kalau gasingnya berhenti berputar, bobot kotak akan terasa sama dengan kotak yang diisi dengan gasing diam.
Sama hal nya dengan giroskop yang seolah ‘melawan; kalau dimiringkan.

Sumber: Motohiro Katou, “’Hatsugama’ Case – C.M.B. Vol. 11”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar